Ubin keramik merupakan lempengan tipis yang terbuat dari lempung (tanah liat) dan/atau bahan baku anorganik lainnya, yang umumnya digunakan sebagai penutup lantai dan dinding. Proses pembentukannya biasanya dilakukan melalui metode ekstrusi (A) atau pengepresan (B) pada suhu kamar, namun juga dapat menggunakan metode lain (C). Setelah dibentuk, ubin dikeringkan dan dibakar pada suhu tinggi untuk menghasilkan sifat yang diinginkan. Ubin keramik dapat berupa berglasir (GL) atau tidak berglasir (UGL), bersifat tidak mudah terbakar, serta tidak terpengaruh oleh cahaya.
PARAMETER
1. Dimensi
2. Mutu Permukaan
3. Penyerapan Air
4. Kuat Patah dan Modulus Lentur
5. Ketahanan Abrasi Ubin Berglasir
6. Ketahanan Abrasi Ubin Tak Berglasir
7. Ketahanan terhadap Retak Rambut
8. Ketahanan terhadap Bahan Kimia
9. Ketahanan terhadap Noda